Rabu, 27 November 2019


Pembaca (Novel) terlahir menjadi seorang penghujat

Sebelumnya Saya minta maaf kalau tulisan ini menyingung banyak pihak. Namun Saya tidak peduli. Saya hanya ingin menyadarkan kepada dunia luar bahwa adaptasi novel tidak semudah itu

Akhir akhir ini salah satu novel best seller nasional (juga international) Karya salah satu penulis populer dari Indonesia kembali di adaptasi menjadi film.

Sudah jelas menjadi ancamam yang mencekam Karena menuai banyak kontroversi antara novel dan adaptasi

Seakan diciptakannya film merujuk kepada penjualan bukan adapatsi dari film itu sendiri

Padahal novelis bukan ingin meraup untung dari penjualan, melainkan mengimplemetasi terhadap gambaran pada pembaca tentang imajinasi

Ditilik dari luar negeri novelis luar biasa Rick Riordan menolak sendiri kelanjutan adaptasi novelnya, Percy Jackson And the Titans curse, tidak akan di filmkan kecuali benar benar mirip dengan aslinya


Karena dia tidak ingin seperti J.K. Rowling yang sudah menghilangkan estetika novel sehingga dia lebih memilih meraup keuntungan

So?
Tujuan awal film adaptasi novel bukan untuk meraup untung

Tapi untuk implementation of mind

1 komentar: